KABUPATEN BIREUN – Kamis, 18 Desember 2025, relawan PMI Kabupaten Tangerang terus bergerak melaksanakan distribusi air bersih sebagai bagian dari respon tanggap darurat bencana banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan PMI dalam membantu masyarakat terdampak yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.
Distribusi air bersih dilakukan dengan titik pemberangkatan dari Posko PMI Kabupaten Bireuen menuju dua lokasi pengungsian, yaitu Posko Pengungsian Gampo Jambo Kanjeung di Kecamatan Kuta Blang dan Posko Pengungsian Desa Kadang. Kedua lokasi tersebut dipilih sebagai sasaran bantuan karena masih membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar bagi para penyintas banjir. Relawan PMI Kabupaten Tangerang terus bergerak secara aktif mendistribusikan air bersih ke lokasi-lokasi terdampak guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Salah satu personel PMI Kabupaten Tangerang, Robi, menyampaikan bahwa kegiatan distribusi air bersih ini merupakan bentuk kepedulian PMI terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.


Dalam kegiatan tersebut, relawan PMI Kabupaten Tangerang menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter yang diperuntukkan bagi 1.012 jiwa di lokasi pengungsian. Bantuan air bersih ini dimanfaatkan untuk kebutuhan air minum, memasak, dan keperluan sehari-hari, sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap potensi munculnya penyakit akibat keterbatasan akses air bersih pascabencana.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kemanusiaan melalui koordinasi lintas wilayah dan sinergi kemanusiaan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana. Selain itu, PMI Kabupaten Tangerang membuka donasi kemanusiaan bagi masyarakat dan berbagai pihak yang ingin berpartisipasi dalam membantu para penyintas banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui kanal resmi media sosial dan website PMI Kabupaten Tangerang.






